Pembinaan ASN dan Non ASN di Lingkungan MAN Kota Sorong oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat: Peneguhan Komitmen Disiplin dan Profesionalisme

Pembinaan ASN dan Non ASN di Lingkungan MAN Kota Sorong oleh Kementerian Agama Provinsi Papua Barat: Peneguhan Komitmen Disiplin dan Profesionalisme

SORONG, –Pada hari Kamis, 17 Juli 2025, bertepatan dengan pekan pertama kegiatan pembelajaran di Tahun Akademik 2025–2026, MAN Kota Sorong menerima kunjungan istimewa dari jajaran Kementerian Agama Republik Indonesia Wilayah Provinsi Papua Barat. Kunjungan ini dalam rangka pelaksanaan kegiatan pembinaan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan MAN Kota Sorong.

Kegiatan pembinaan dilaksanakan di Ruang Aula Asrama Terpadu MAN Kota Sorong, mulai pukul 09.00 hingga 13.45 WIT. Kegiatan ini dihadiri secara penuh oleh seluruh ASN, termasuk Kepala Madrasah dan Kepala Urusan Tata Usaha. Selain itu, hadir pula Ketua Tim Perencanaan Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Drs. Miftahudin, yang turut mendampingi dan menyampaikan materi penting berkaitan dengan kebijakan ASN.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Urusan Tata Usaha Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Drs. Abdul Rumkel, M.Pd., memberikan pengarahan yang menekankan pentingnya kedisiplinan dalam bekerja bagi setiap ASN. Beliau mengingatkan bahwa setiap ASN memiliki kewajiban untuk melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, kedisiplinan, dan kesungguhan hati, sejalan dengan hak-hak yang telah diberikan oleh negara.

Selain itu, beliau juga menyampaikan imbauan agar pengaturan beban kerja guru, khususnya dalam kegiatan mengajar, hendaknya mendekati batas maksimal yakni 40 jam per minggu, sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku. Pengaturan beban kerja ini dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas dan profesionalisme guru.

Drs. Abdul Rumkel juga mengingatkan kembali mengenai hak cuti yang dimiliki oleh ASN, serta konsekuensi yang akan dihadapi apabila terdapat pelanggaran terhadap peraturan atau ketentuan yang berlaku. Dalam hal ini, kedisiplinan menjadi hal pokok yang terus diperkuat dalam upaya mewujudkan tata kelola pendidikan yang baik dan bertanggung jawab.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Bapak Rafiul Amri, M.Pd.I., juga menyampaikan arahan yang menegaskan kembali pentingnya menjaga kedisiplinan kerja serta optimalisasi beban mengajar bagi guru-guru di lingkungan madrasah.

Sementara itu, Ketua Tim Perencanaan, Drs. Miftahudin, memberikan penjelasan terkait hak-hak ASN, khususnya mereka yang baru diangkat melalui jalur seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Beliau menekankan bahwa para ASN baru juga memiliki hak dan kewajiban yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, serta perlu memahami regulasi yang berlaku sejak awal pengangkatan.

Kegiatan pembinaan ini berlangsung dengan penuh antusias dan interaktif, menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat dan etos kerja para ASN di lingkungan MAN Kota Sorong. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kebersamaan seluruh peserta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN MAN Kota Sorong semakin memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam setiap aspek pekerjaan mereka demi mewujudkan madrasah yang unggul dan berintegritas.

HJ.

Leave a Reply