



SORONG, –Dalam upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran serta memberikan ruang bagi peserta didik untuk lebih dekat dengan keluarga dan kegiatan non-akademik, MAN Kota Sorong menggelar kegiatan Sosialisasi Program Lima Hari Belajar pada hari Selasa, 29 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 15.00 WIT bertempat di Aula MAN Kota Sorong.
Sosialisasi ini dihadiri oleh para orang tua/wali siswa dari kelas X, XI, dan XII sebagai bentuk keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan. Kegiatan tersebut juga melibatkan sejumlah pihak penting, antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sorong, Ketua Komite Madrasah, Kepala MAN Kota Sorong, serta para Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum dan Humas.
Dalam sambutannya, Ketua Komite Madrasah menyampaikan pentingnya sinergi antara madrasah dan orang tua dalam mendukung kebijakan dan program-program pendidikan, termasuk program lima hari belajar yang akan segera diterapkan. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Sorong yang menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan mendukung keseimbangan antara akademik dan kehidupan sosial peserta didik. Kepala MAN Kota Sorong, dalam paparannya, menjelaskan secara rinci mengenai mekanisme pelaksanaan program lima hari belajar, termasuk jadwal kegiatan belajar mengajar, pengaturan waktu istirahat, dan kesiapan sarana prasarana pendukung seperti kantin sekolah.
Setelah penyampaian sambutan dan penjelasan program, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara pihak madrasah dan orang tua/wali siswa. Dalam suasana dialogis yang hangat dan terbuka, sebagian besar orang tua menyambut positif implementasi program lima hari belajar. Mereka menilai bahwa kebijakan ini dapat memberikan waktu yang lebih luas bagi anak-anak untuk berkumpul bersama keluarga pada akhir pekan, serta mendukung pengembangan karakter dan kegiatan ekstrakurikuler di luar jam sekolah.

Meski demikian, beberapa orang tua juga mengungkapkan kekhawatiran terkait durasi belajar yang lebih panjang dalam lima hari tersebut. Mereka menekankan pentingnya manajemen waktu istirahat yang memadai agar peserta didik tetap dapat belajar dengan optimal tanpa merasa kelelahan. Selain itu, kesiapan kantin sekolah dalam menyediakan makanan yang sehat dan terjangkau juga menjadi salah satu perhatian orang tua.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi ini, pihak madrasah menyampaikan bahwa pelaksanaan teknis Program Lima Hari Belajar akan dimulai pada awal bulan Agustus 2025. Madrasah juga berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan para orang tua/wali dalam mengevaluasi dan menyempurnakan pelaksanaan program ini ke depannya.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan adanya kesamaan persepsi antara madrasah dan orang tua dalam mewujudkan lingkungan belajar yang kondusif dan seimbang bagi seluruh siswa. Kebijakan lima hari belajar tidak hanya menjadi upaya efisiensi pembelajaran, tetapi juga bentuk kepedulian madrasah terhadap kesejahteraan psikologis dan sosial peserta didik.
HJ.
| Alamat | : | Jl. Basuki Rahmat No. 40 |
| Kec | : | Sorong Manoi |
| Kel | : | Remu Selatan |
| Kab/Kota | : | Kota Sorong |
| Provinsi | : | Papua Barat |
| Kode Pos | : | 98415 |
| Fax | : | (0951) 321278 |
| : | man.kotasorong@gmail.com |
Madrasah Mandiri Berprestasi
